Posted by: zerofreedom | October 6, 2009

Fatwa MUI : Hentikan Pencarian Korban gempa

Setelah gempa pariaman tanggal 30 september, saatnya para tim SAR mengevakuasi korban. Tetapi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatra Barat (Sumbar), mengeluarkan fatwa penghentian pencarian korban gempa 7,9 SR diikuti tanah longsor di daerah Tandikek, Kabupaten Padang Pariaman mulai Rabu.

“Fatwa itu setelah MUI melihat kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan tim relawan yang mencari korban dan tokoh masyarakat di Padang Pariaman,” kata Ketua Bidang Fatwa MUI Sumbar, Gusrizar di Padang, Selasa (6/10).

Dasar dikeluarkannya fatwa, menurut dia, karena berdasarkan informasi tim SAR gabungan dan relawan jenazah korban yang ditemukan dalam kondisi tidak utuh lagi, membusuk dan sulit dikenali identitasnya.

Dikatakan Gusrizar, dengan keadaan jenazah demikian, maka dianggap sudah tidak lagi memuliakan hamba Tuhan jika masih dipaksakan pencarian terhadap jenazah-jenazah yang lain.
Selain itu, kata Gusrizar, kondisi jenazah yang membusuk dan berbau justru akan membahayakan bagi tim SAR gabungan dan masyarakat di lokasi.

“Dengan pertimbangan-pertimbangan tersebut, maka MUI mengeluarkan fatwa pencarian korban gempa yang tertimbun tanah longsor di Padang Pariaman dihentikan mulai Rabu (7/10), hukumnya dibolehkan,” tegas Gusrizar.

Meski pencarian dihentikan, MUI meminta tim SAR tetap di lokasi, karena jika turun hujan ada kemungkinan beberapa jenazah akan terlihat dan harus segera dievakuasi, tambahnya.

Gusrizar menyebutkan, dasar dikeluarkannya fatwa, yakni Surat Al-Isra ayat 30 dan 70, Surat Thaha ayat 50, Surat Al-Maidah ayat 31 dalam kitab suci Al Qur’an.

Ayat-ayat itu menyebutkan, penyelamatan dan evakuasi jenazah diselenggarakan secara normal dan tujuan utamanya memuliakan seorang hamba Allah.


Responses

  1. segala sesuatu yang terjadi telah tertulis lengkap didalam kitab suci al-qur’an.

    segala sesuatu yang ada dimuka bumi ini pun telah ditetapkan olah sang pencipta kita,
    Subhanallah….
    musibah bencana alam ini bukanlah kebetulan, tetapi bencana ini adalah ketetapan dari kehendak Allah SWT.
    karena hanya dialah penguasa dan juga maha mengetahui…

    bencana ini merupakan teguran kepada kita, bencana ini juga sebagai pertanda bahwa Allah masih sangat menyayangi kita…
    Allah memberikan teguran seperti ini agar kita bisa lebih taat serta lebih mendekatkan diri kepada-Nya.

    sungguh Allah adalah maha Kuasa…
    Rumah Murah


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: